Minggu, 22 Desember 2013

senja tadi

senja tadi aku kembali melihatmu, sama seperti senja tetap bercahaya namun meneduhkan.
senja tadi pula aku kembali mengagumimu,  indah dan menyejukkan.

"Akhirnya ....."
begitu kau menyapaku, sapaan yang tidak biasa menurutku. cukup membuatku melambung sedikit, nyaliku tak cukup untuk terbang terlalu tinggi.

aku hanya tersenyum, memberi kesan manis yang kuharap dapat kau tangkap. aku sendiri berharap dapat memberikan respon yang lebih dari itu, ternyata tidak mudah :D

melihat matamu ketika berbicara denganmu cukup dekat, jarak terdekat kita selama perkenalan kita selama ini kudapatkan senja tadi.
ah, berkali kali aku seperti ingin tapi tak ingin memalingkan muka, bukan tidak suka, tapi tidak sanggup. pesonamu begitu membuatku ingin tersenyum, hanya saja aku takut kau mendapatiku sedang tersenyum ketika diam-diam menatapmu.
beberapa kali aku tersenyum geli melihat tingkah seriusmu dengan wajah itu, terkadang kau menganggap dirimu terlalu dewasa sehingga kami seperti anak kecil bagimu, tapi terkadang aku menyukainya. ya terkadang.

hal hal sesederhana itu, masih bisakah aku merasakannya darimu?
bolehkah selanjutnya aku masih menulis tentangmu, sebagai seseorang yang kukagumi?
aku akan menjawab ya, semoga.




she just didn't know how to treat you well

dia hanya tidak tidak tau bagaimana cara memperlakukanmu dengan baik, dia tidak tau bagaimana membuatmu tertawa, dia takut menyakitimu, dia takut berucap yang akan menyinggung perasaanmu, dia tidak tau bagaimana menjadi disukai, dia bahkan tidak tau bagaimana tampak bahagia agar kau juga bahagia melihatnya, dia lupa bagaimana karena sudah cukup lama baginya tidak berbagi tawa, berbagi canda dengan kalian.