Kamis, 20 September 2012

INSOM!!!

Ga ada yang lebih menjengkelkan dibandingkan kebangun tengah malam disaat sudah merasa akan tidur nyenyak dan ga bisa tidur lagi padahal besok kuliah jam 7 dan mulai berotasi di twitter cari insommate eh malah ketemu mantan dan terjadilah perbincangan singkat yang menyulut emosi :) oh indahnya mantan :) 
lucu loh, kadar serotonin menurun drastis hanya dengan membaca tweetnya. semoga kau bahagia dengan mengganggu ketenangan pikiranku boy :)
ah 2.22 am dan masih belum bisa tidur. kalau sudah begini hanya berharap besok pagi ada guncangan dahsyat yang bisa bangunin tidur tepat waktu, bukan gempa pastinya. 
barusan dapet kiriman tweet lagi dari mantan, duh pinter sekali ya mancing serotonin anjlok. sekali lagi ku doakan semoga kau bahagia tan. jangan sok gitulah boy. Nyali dulu men. laki kalo ga punya nyali mah kebiri aja. omongan ga bisa dipegang?laki omongan aja ga bisa dipegang apalagi anunya. jagalah martabat kalian jangan sampai dipandang rendah wanita hanya karena ketidakgentlean kalian.
kepada laki laki diluar sana yang merasa laki beneran show it, jangan nyalinya ke perempuan aja. dan kepada mantan diluar sana yang sudah tidak diingankan, jangan mengusik kebahagaian wanita yang sudah merdeka berpisah dengan kalian :)

Selasa, 18 September 2012

Saya dan teman teman waktu berkunjung ke Batu Secret Zoo, Malang

Senin, 17 September 2012

meski semu

membuatmu bangkit lagi, membuatmu kembali semangat, membuatmu kembali ceria tidak mudah memang. tapi ku coba. sudah saatnya kau lupakan dia. memang begitu seharusnya. kau tau cinta itu tak selamanya manis, pahitnya harus kau rengguk sebagai suatu harmoni yang menyelaraskan hidupmu. dan setelah itu yakinlah, masa masa bahagiamu sedang menanti. tersenyumlah karena kau mampu melewatinya. bersamaku disini, yang mungkin bayangannyapun tak kau rasakan. tapi aku ada meskipun lebih samar dari bayangan itu. seharusnya memang begitu, biarkan menjadi seperti itu. bukan aku tak ingin membuat diriku nyata aku hanya terlalu takut kau tetap menganggapku semu ketika aku sudah nyata nyata didepanmu. maka biarkanlah aku disini menjadi samar, dan akan tetap kuiringi langkahmu. setidaknya itu lebih baik bagiku yang tak punya nyali ini. salahkan aku yang memang sulit untuk ungkapkan segala apa yang kurasa, memang salahku yang tak pernah bisa menjadi seperti mereka yang nyata, seperti dia yang tak lekang dalam ingatanmu. aku tau bahkan kau tidak menganggapku sebagai apa. aku tau dan itu menyakitkan. tapi biarlah, aku lebih suka memendamnya disini dan turut rasakan kepedihanmu disana. aku ada meski kau tak sadari itu. karena Tuhan pasti mengutus seorang hawa untuk adamNya.

kau tak perlu tau

kau tau? aku ingin sekali menuntunmu kembali pulang. kau tau? betapa aku membenci diriku hanya karena membuatmu terluka. kau tau? keindahan itu sederhana, melihatmu bahagia meskipun itu menyakitkan untukku. beratus ratus kali lebih bisa kuterima daripada ku harus melihatmu tak bahagia meskipun bersamaku. kau tau? betapa ku mencari celah diantara kalian. berharap kau telah sempurna melupakannya, ternyata ku salah, harapanmu sebesar itu, masa depan dalam mimpimu setinggi itu, asa yang kau bangun semegah itu. bersamanya,... ya bukan denganku! kau tau sejauh ini aku mencari sosok yang bersedia melakukan itu untukku, dan kudapati kau melakukannya sepenuh hati untuk DIA. tapi sakit yang kurasa ketika dia sedemikian rupa memperlakukanmu. menarik ulur seolah ingin padahal entahlah. kau tak layak! kau tak layak diperlakukan seperti itu! betatpapun aku mencoba berbenah diri, betapapun aku mencoba melakukan hal hal kecil disekitarmu untuk sekedar menarik perhatianmu, betapapun aku mencoba menunjukkan perhatianku, tetap dia yang terlihat olehmu, tetap dia yang ada di depan matamu. dan menyadari itu membuatku begitu mudah meneteskan air mata. kau tau? aku menulis ini tanpa judul ketika aku duduk hampir di sebelahmu, dalam satu ruang sempit dalam perjalanan kita yang penuh lelah menuju rumah. dan kau tak perlu tau.