Senin, 17 September 2012

kau tak perlu tau

kau tau? aku ingin sekali menuntunmu kembali pulang. kau tau? betapa aku membenci diriku hanya karena membuatmu terluka. kau tau? keindahan itu sederhana, melihatmu bahagia meskipun itu menyakitkan untukku. beratus ratus kali lebih bisa kuterima daripada ku harus melihatmu tak bahagia meskipun bersamaku. kau tau? betapa ku mencari celah diantara kalian. berharap kau telah sempurna melupakannya, ternyata ku salah, harapanmu sebesar itu, masa depan dalam mimpimu setinggi itu, asa yang kau bangun semegah itu. bersamanya,... ya bukan denganku! kau tau sejauh ini aku mencari sosok yang bersedia melakukan itu untukku, dan kudapati kau melakukannya sepenuh hati untuk DIA. tapi sakit yang kurasa ketika dia sedemikian rupa memperlakukanmu. menarik ulur seolah ingin padahal entahlah. kau tak layak! kau tak layak diperlakukan seperti itu! betatpapun aku mencoba berbenah diri, betapapun aku mencoba melakukan hal hal kecil disekitarmu untuk sekedar menarik perhatianmu, betapapun aku mencoba menunjukkan perhatianku, tetap dia yang terlihat olehmu, tetap dia yang ada di depan matamu. dan menyadari itu membuatku begitu mudah meneteskan air mata. kau tau? aku menulis ini tanpa judul ketika aku duduk hampir di sebelahmu, dalam satu ruang sempit dalam perjalanan kita yang penuh lelah menuju rumah. dan kau tak perlu tau.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar