Kemarin, aku masih berharap. bukan berarti hari ini aku tak bisa berharap lagi. tapi aku merasa percuma berharap. percuma karena pondasi yang kubangun cukup lama runtuh dalam hitungan detik.salah satu saat paling mengecewakan dalam hidupku.
aku masih bisa berharap, tapi aku malu pada diriku sendiri. sesederhana itukah keberanianku?
kemarin, masih terasa euforia tahun baru dengan berjubel resolusi, hari ini kurasa hancur dalam seketika.
kenapa harus diawal tahun yang baru aku merusak semuanya?
rasanya yang kulakukan selama ini sia-sia
siapa yang harus ku marahi kalau bukan diriku sendiri?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar