Sebenernya mau cerita tentang gimana persiapan saya ikut wawancara awal PPS BRI, tapi malah jadi pengen curhat banyak.
mungkin karena perasaan saya lagi ga karuan, gatau karena apa, entah efek grogi dan nervous mau wawancara kerja perdana atau memang ada hal lain yang bikin suasana hati saya ga enak.
terlalu banyak yang saya khawatirkan, mungkin lebih tepatnya saya besar-besarkan. belum ngurus pendaftaran wisuda, mikir cari kerja, bingung juga antara kerja atau lanjut S2, pengen banget pulang karena udah kangen keluarga apalagi tau lagi ada masalah di keluarga, pusing mikirin servis mobil yang ternyata ngabisin duit banyak banget, sedih karena hidup boros banget satu bulan terakhir ini :( janji sama ibu buat hemat-hemat karena tau sendiri cari duit susah, eh ternyata masih boros juga, masih banyak yang belom dibayar dan uangnya kepake entah buat apa tau-tau abis :(
umur saya 22 tahun tapi kenapa saya tidak bertanggung jawab seperti ini? kemaren saya optimis ikut PPS BRI, Optimis lolos sampai tahap akhir, tapi sekarang setelah baca-baca banyak tentang PPS BRI baik di Kaskus maupun di Blog temen2 yang sudah ikut PPS BRI saya langsung ciut, tadinya saya mengira saya cukup matang dan mantap untuk melangkah kesini, tapi sekarang saya benar-benar ciut, materi yang saya pelajari seputar BRI pun tidak bisa masuk ke otak, saya tidak bisa fokus. membaca pengalaman teman-teman yang sudah lebih dulu ikut PPS BRI sepertinya mereka adalah orang luar biasa, tangguh, cerdas, pandai, entah kenapa saya langsung tidak percaya diri, padahal saya juga bukan termasuk orang yang bodoh, saya memperoleh predikat cumlaude dengan pencapaian IPK saya. saya sendiri bingung dengan perubahan dalam diri saya sendiri yang 180' berubah dari sebelumnya optimis menjadi pesimis, sebenarnya saya beruntung karena sudah mengakses banyak tentang BRI tapi entah kenapa saya tidak bisa fokus untuk mempelajari itu, saya juga tiba-tiba meragukan apakah saya benar-benar bisa ditempatkan di daerah terpencil, apabila itu masih di wilayah Indonesia bagian barat mungkin saya masih berani, tapi jika itu di Indonesia bagian Timur, saya tidak yakin. sebelumnya saya sudah diperingatkan dengan teman saya bahwa budaya kerja di bank itu terkenal melelahkan, pergi pagi, pulang malam, tapi keinginan saya yang begitu kuat mampu mengalahkan keraguan saya, tapi sekarang saya justru ragu. selain itu saya belum mepersiapkan transkrip nilai yang mungkin dibutuhkan untuk besok wawancara awal, saya mengabaikan itu karena yang saya baca di website BRI bahwa peserta hanya perlu membawa alat tulis, foto, fotocopy KTP dan SIM, karena tidak disebutkan harus membawa cv, transkrip, ijazah dan kebutuhan2 pelamar kerja lainnya maka saya tidak menyiapkan itu, tapi setelah H-2 malamnya saya membaca dari pengalaman peserta wanwal bahwa setelah masuk ruangan wawancara peserta menyerahkan cv dll saya baru kepikiran apakah itu juga diperlukan, padahal sudah tidak ada waktu buat saya mempersiapkan transkrip nilai tersebut, untuk Ijazah saya memang belum keluar karena wisuda saya ditunda, penggantinya SKL sebenarnya sudah bisa diambil tapi karena saya terlambat mengurus penyerahan skripsi dan lagi proses meminta tanda tangan dosen penguji dan dekan itu cukup rumit maka tertundalah pengambilan SKL saya, memang kesalahan ada pada saya yang terlalu santai mengurus penyerahan skripsi :(. saya sudah berusaha menghubungi staff bagian akademik di kampus saya dengan cara SMS dan telfon berkali-kali tapi telfon saya tidak diangkat dan yang terakhir direject. saya sudah mohon agar transkrip saya bisa dikeluarkan tapi tidak ada tanggapan, bisa saya maklumi karena hari ini hari Sabtu, bagian akademik sudah jelas tutup. tapi karena saya baru mengetahui masalah transkrip itu jumat malam maka memang tidak banyak yang bisa saya lakukan,yang saya sesalkan, Jumat siangnya saya kekampus mengurus penyerahan skripsi untuk memperoleh SKL, tapi karena masalah tekhnis burn CD membutuhkan waktu yang lama maka penyerahan skripsi belum bisa dilakukan, saya sesalkan kenapa saya tidak minta transkrip nilai sekalian padahal saya selama di kampus berkutat di depan ruangan akademik, sungguh sia-sia.
alternatifnya karena tidak memperoleh transkrip nilai saya inisiatif untuk print sendiri KHS kumulatif di website kampus saya untuk mendapatkan daftar nilai kuliah saya, nanti sebisa mungkin saya jelaskan kepada yang mewawancarai.
saya sudah bertanya pada salah seorang teman saya yang ikut PPS BRI juga, dia dapat jadwal hari ini jam 10, dan saya besok jam 1, tapi BBM saya sampai sekarang belum dibalas, padahal sudah dari jam 1 tadi saya bbm dan sekarang sudah jam 4 sore. ya memang begitulah.
sebenarnya untuk pertanyaan besok tidak terlalu sulit, berdasarkan pengalaman teman-teman yang sudah wawancara yang di share di blog dan trit kaskus, tapi saya gatau kenapa jadi grogi sekali dan bahkan tidak bisa menyiapkan kata kata untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang relatif selalu sama di tahap wawancara awal nanti. saya hanya berdoa saja.
salah satu yang membuat saya ragu ikut PPS BRI mungkin saya takut kalau nantinya keterima dan harus ikut tahapan seleksi selanjutnya saya tidak bisa pulang ke keluarga saya, padahal saya sangat ingin sekali pulang, karena wisuda yang ditunda dari awalnya 31 Mei 2014 jadi 23 Agustus 2014, lumayan lama jadi saya langsung disuruh pulang begitu keluarga tau kalau wisuda diundur, saya memang berencana pulang setelah menyelesaikan proses pendaftaran wisuda, disamping kangen keluarga, karena uang saku saya sudah habis hehe, tapi ditengah tengah proses ngurusin pendaftara wisuda ternyata dapat panggilan wawancara PPS BRI, yang apabila lolos maka saya akan seleksi terus sampai tahap akhir, yang setelah saya survey memakan waktu bisa sampai 3 bulan dari proses wawancara awal ke MCU belum lagi proses sign contract yang mungkin akan dilakukan setelahnya sehingga apabila diterima mungkin saya tidak bisa ikut wisuda, walupun itu simbolis saja tapi itu pengalam sekali seumur hidup, apabila saya ikut dan saya lolos sudah pasti saya tidak bisa pulang, walaupun kemungkinan lolos kecil sekali karena peserta yang ikut ada ribuan.
setiap pagi saya ditelpon ibu saya menanyakan kapan saya pulang, bikin tambah kangen saja :(
PPS BRI, jika itu memang jalanku maka permudahlah dan lapangkanlah jalanku menuju kesana serta ikhlaskan lah aku agar tidak ada lagi kebimbangan dalam hatiku ya Allah, tapi jika itu bukan jalanku, hamba yakin Engkau telah menyiapkan rencana yang lebih indah untuk hamba :)
amiin ya rabbal allamin :)
Nanya donk.. trs kamu diminta bawa CV ga?
BalasHapusenggak :)
BalasHapus